Seluruh Proposal Kelompok Tani 2025 Terealisasi Penuh, DTPHP Jamin Bantuan Tepat Sasaran

Oleh
mediatani.id
Diposting
Sabtu, 6 Des 25
Bagikan

Mediatani.id, Berau- Seluruh bantuan bagi kelompok tani yang diusulkan melalui anggaran murni 2025 dipastikan tuntas disalurkan oleh Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Berau. Hal itu disampaikan Kepala DTPHP Berau, Junaidi.

Tahun ini, sebanyak 34 kelompok tani tercatat mengajukan proposal resmi, dan seluruhnya menerima dukungan sesuai jenis kebutuhan yang mereka sampaikan.

Dijelaskan Junaidi, proses verifikasi berlangsung tanpa kendala berarti. Setiap pengajuan dinilai berdasarkan urgensi, kecocokan program, serta kemampuan anggaran daerah.

Ia memastikan tidak ada kelompok tani yang terlambat menerima bantuan dalam tahun anggaran berjalan.

Di samping mekanisme pengajuan bantuan merupakan sebagai dasar penyaluran. Pihaknya hanya dapat memproses bantuan jika kelompok tani menyampaikan usulan secara resmi melalui proposal.

“Proposal itu membuat semua kebutuhan lebih jelas dan terukur, sehingga mudah kami prioritaskan,” ujarnya.

Jenis bantuan yang disalurkan cukup beragam, meliputi benih unggul, pupuk, sarana produksi, hingga alat dan mesin pertanian (alsintan).

Sejumlah kelompok tani juga mengajukan dukungan perbaikan infrastruktur pertanian seperti jalan usaha tani dan fasilitas penyimpanan hasil panen.

Seluruhnya dinilai berkontribusi terhadap peningkatan kapasitas produksi di tingkat kampung.
Junaidi menilai tren meningkatnya jumlah proposal setiap tahun sebagai sinyal baik.

Menurutnya, petani kini semakin memahami mekanisme pengusulan bantuan pemerintah.

Melalui pola ini, kebutuhan tiap kecamatan dapat dipetakan secara lebih akurat dan memudahkan dinas menentukan prioritas pembangunan sektor pertanian.

Ia juga mendorong kelompok tani agar tidak berhenti mengajukan permohonan baru untuk perencanaan anggaran tahun berikutnya.

Pendampingan penyuluh, lanjutnya, juga diperlukan agar penyusunan proposal lebih tepat sasaran dan sesuai kebutuhan riil petani.

Junaidi menambahkan, keberlanjutan penyampaian kebutuhan akan memperkuat fondasi pembangunan pertanian di daerah. “Silakan ajukan untun tahun depan,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi menilai capaian penyaluran bantuan tahun ini cukup positif. Karena seluruh kelompok tani yang mengajukan usulan berhasil terlayani.

Ia menekankan pentingnya memperluas jumlah kelompok tani di kampung-kampung, agar semakin banyak yang mendapatkan akses terhadap dukungan anggaran pertanian.

Pasalnya, keberadaan kelompok tani yang aktif mengajukan bantuan dapat memperkuat pembangunan sektor pangan dan mendukung agenda ketahanan pangan nasional.

Legislator itu juga mengingatkan bahwa perlu ada sinergi antara kelompok tani, penyuluh, dan pemerintah kampung untuk memastikan setiap dukungan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal.

“Bantuan yang tepat sasaran tentu akan memperkuat ketahanan pangan daerah dan manfaatnya langsung dirasakan petani,” ujarnya.(sen/arp)

Berita Terkait