6 Kampung Sudah Rampung 100 Persen, 25 Gedung KDMP di Berau Dikebut

Oleh
mediatani.id
Diposting
Kamis, 4 Jun 26
Bagikan

Mediatani. Id, Berau- Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau terus mengawal percepatan pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih di sejumlah kampung. 

Saat ini, terdapat 25 gedung Koperasi Desa Merah Putih yang belum rampung dan masih berada dalam tahap pengerjaan.

Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, menegaskan, penyelesaian pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih menjadi perhatian serius pemerintah daerah. 

Ia berharap seluruh pihak yang terlibat dapat mempercepat pekerjaan agar gedung-gedung tersebut segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Masih ada 25 gedung yang proses pembangunannya belum selesai di data Mei kemarin. Tapi ini terus bergerak cepat, sehingga seluruh gedung bisa segera difungsikan untuk mendukung kegiatan koperasi di kampung,” ujarnya kepada Berauterkini.

Eva menjelaskan, pembangunan fisik gedung Koperasi Desa Merah Putih berada di bawah koordinasi langsung Kodim 0902/Berau.

Meski demikian, Diskoperindag Berau tetap melakukan pemantauan secara berkala.

“Tapi kami terus mengawasi dan jangan sampai mengalami kendala menyebabkan proyek mangkrak,” tegasnya.

Menurutnya, keberadaan gedung Koperasi Desa Merah Putih memiliki peran penting dalam memperkuat kelembagaan koperasi di tingkat kampung.

Karena itu, penyelesaian pembangunan menjadi salah satu prioritas agar program pemberdayaan ekonomi masyarakat dapat berjalan optimal.

Di tengah upaya mengejar penyelesaian puluhan gedung yang masih berproses, terdapat kabar positif dari sejumlah kampung.

Berdasarkan penilaian PT Agrinas, enam kampung di Berau telah berhasil menuntaskan pembangunan fisik gedung hingga mencapai 100 persen.

“Enam kampung tersebut yakni Kampung Labanan Jaya, Sukan Tengah, Sei Bebanir Bangun, Tasuk, Labanan Makmur, dan Labanan Makarti,” sebutnya.

Dengan semakin banyak gedung Koperasi Desa Merah Putih yang selesai, pihaknya optimistis koperasi akan memiliki sarana yang lebih memadai untuk mengembangkan usaha dan meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Yang sudah selesai tentu menjadi contoh yang baik. Harapannya, kampung lain juga dapat segera menuntaskan pembangunan, sehingga seluruh KDMP bisa beroperasi secara maksimal,” tutup Eva. (*/Adv)

Berita Terkait