Mediatani. Id, Kaltim- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menyambut baik peluang pemanfaatan berbagai program Badan Layanan Umum (BLU) yang ditawarkan pemerintah pusat.
Program tersebut dinilai dapat menjadi dukungan baru untuk memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), perkebunan, hingga lingkungan hidup di Kabupaten Berau.
Peluang tersebut dibahas dalam kunjungan kerja Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Kalimantan Timur, Tjahjo Purnomo, beserta rombongan di Ruang Rapat Semaama Setda Berau, Jumat (19/6/2026).
Selain sebagai ajang silaturahmi, pertemuan juga membahas percepatan realisasi anggaran dan optimalisasi program BLU di daerah.
Kepala Kanwil DJPb Kaltim, Tjahjo Purnomo, mengapresiasi atas tuntasnya penyaluran Dana Desa tahap pertama di Kabupaten Berau. Menurutnya, saat ini pemerintah pusat memberikan dukungan agar pencairan Dana Desa tahap kedua dapat segera direalisasikan sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat.
“Saat ini kami memberikan dukungan penuh agar pencairan tahap kedua bisa segera direalisasikan secepatnya. Tujuannya agar dana tersebut bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Purnomo.
Tak hanya itu, ia menjelaskan pemerintah pusat juga membuka peluang melalui Program Pembiayaan Investasi Non-Kredit Program (PIP) yang dikelola BLU. Program tersebut diharapkan mampu menjadi alternatif pendanaan bagi pelaku UMKM serta mendukung pengembangan sektor produktif di daerah.
Namun, dirinya menyampaikan bahwa setiap program BLU memiliki persyaratan administrasi dan teknis yang harus dipenuhi. Oleh karena itu, organisasi perangkat daerah diminta segera mempelajari regulasi dan melakukan koordinasi agar program tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal.
“Ada persyaratan dan aturan teknis yang harus dipenuhi. Kami berharap dinas terkait segera mempelajarinya karena peluang ini sangat baik untuk dimanfaatkan bagi kepentingan masyarakat,” kata Tjahjo Purnomo.
Sementara itu, Wakil Bupati Berau, Gamalis, mengatakan Pemkab Berau siap menindaklanjuti berbagai peluang yang ditawarkan melalui program BLU. Menurutnya, Berau memiliki potensi besar di sektor perkebunan, terutama komoditas kakao, kelapa, dan kelapa sawit, yang dapat dikembangkan melalui dukungan pembiayaan tersebut.
“Alhamdulillah semua potensi itu ada di Kabupaten Berau. Kami akan segera berkoordinasi dengan dinas teknis untuk mempelajari persyaratan setiap program yang ditawarkan,” ujar Gamalis.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan mengoptimalkan sektor lingkungan hidup melalui program pengelolaan berkelanjutan, serta memperkuat UMKM melalui akses permodalan dari Program PIP.
“Ini menjadi sebuah ruang baru bagi kita untuk men-support UMKM lewat PIP. Kita juga memiliki potensi di sektor perkebunan dan lingkungan hidup. Mudah-mudahan ini dapat kita berdayakan dan manfaatkan semaksimal mungkin sebagai supporting baru dari BLU,” tandas Gamalis. (Adv)





