Bupati Berau Ajak Masyarakat Terapkan Prinsip 3R, Jadikan Sampah Bernilai Ekonomi

Oleh
mediatani.id
Diposting
Jumat, 19 Jun 26
Bagikan

Mediatani. Id, Berau- Pengelolaan sampah menjadi perhatian serius guna mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat. 

Tidak hanya pemerintah, persoalan sampah menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. 

Dimulai dari memilah sampah, pemerintah mendorong masyarakat mampu mengolah sampah bernilai ekonomi.

Bupati Berau, Sri Juniarsih, mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dengan menerapkan prinsip 3R, yakni Reduce (mengurangi), Reuse (menggunakan kembali), dan Recycle (daur ulang).

Menurutnya, prinsip 3R ini adalah langkah nyata mengurangi lonjakan sampah sekaligus menciptakan nilai ekonomi.

“Mengolah sampah memerlukan keterlibatan semua pihak, dimulai dari lingkungan keluarga, sekolah, perkantoran hingga dunia usaha, bagaimana mengurangi sampah hingga mendaur ulang,” ungkapnya.

Bupati perempuan pertama di Bumi Batiwakkal ini mengatakan, berbagai jenis sampah seperti plastik, kertas, logam hingga sampah organik dapat diolah menjadi produk yang bernilai jual. 

Kehadiran bank sampah, kelompok pengelola sampah, serta pelaku usaha daur ulang diharapkan terus berkembang sebagai bagian dari upaya pengolahan sampah di Berau. 

Upaya ini berguna untuk mengurangi volume sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir (TPA).

“Keberadaan bank sampah di setiap kelompok lingkungan masyarakat, universitas, dan sekolah menjadi bagian penting sebagai wadah untuk siapa saja dapat terlibat langsung di pengelolaan sampah,” jelasnya.

Momentum peringatan hari lingkungan hidup tahun ini diharapkan menjadi pengingat menjaga kelestarian lingkungan merupakan investasi bagi generasi mendatang. 

Sri Juniarsih berkomitmen memperkuat program pengelolaan sampah berbasis masyarakat, universitas, dan sekolah melalui peningkatan edukasi, penyediaan sarana pendukung, dan kolaborasi dengan berbagai pihak. 

Hal ini juga selaras dengan program pemerintah pusat dalam pengelolaan sampah secara nasional. 

Selain itu, menjadikan pengelolaan sampah ini menjadi penilaian utama dalam pemberian Adipura bagi daerah. 

“Mari bersama kita membangun budaya hidup bersih, mengurangi sampah sejak dari sumbernya, serta mengubah sampah menjadi sumber daya yang bernilai ekonomi. Dengan semangat kebersamaan, kita wujudkan Berau bersih dan sehat, menjadikan Berau yang berkelanjutan,” tandasnya. (*)

Berita Terkait