Pemkab Berau Perkenalkan SAPA UMKM Jadi Sistem Integrasi Satu Pintu

Oleh
mediatani.id
Diposting
Rabu, 3 Jun 26
Bagikan

Mediatani. Id, Berau- Upaya mempermudah akses layanan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) terus dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau.

Salah satunya melalui pengenalan Sistem Administrasi Pelayanan (SAPA) UMKM, sebuah platform digital layanan terpadu yang dikembangkan Kementerian UMKM untuk mendukung kebutuhan pelaku usaha dalam satu sistem yang terintegrasi.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau, Eva Yunita menjelaskan, SAPA UMKM merupakan aplikasi yang baru diluncurkan oleh Kementerian UMKM pada akhir tahun 2025.

Kehadiran platform tersebut diharapkan mampu menjadi sarana yang memudahkan pelaku usaha memperoleh berbagai informasi dan layanan yang berkaitan dengan pengembangan usaha mereka.

Setiap pemerintah kabupaten dan kota diminta menunjuk operator khusus yang bertanggung jawab mengelola layanan SAPA UMKM di wilayah masing-masing. Untuk Kabupaten Berau, tugas tersebut telah diberikan kepada operator dari bidang UMKM Diskoperindag.

Ia menyebutkan, saat ini data pelaku UMKM di Kabupaten Berau telah terintegrasi ke dalam sistem tersebut. Dengan begitu, ketika layanan mulai dimanfaatkan secara luas, pelaku usaha dapat mengakses berbagai kebutuhan usaha melalui satu pintu layanan digital.

“Karena sistem ini masih baru, kami berencana melakukan sosialisasi kepada para pelaku UMKM agar mereka memahami cara penggunaannya dan manfaat yang bisa diperoleh,” ujarnya.

Melalui SAPA UMKM, tersedia beragam informasi yang dibutuhkan pelaku usaha. Mulai dari informasi legalitas usaha, sertifikasi produk, akses pembiayaan, program pelatihan, hingga berbagai layanan pendukung lain yang berkaitan dengan peningkatan kapasitas usaha.

Ia menilai keberadaan platform tersebut dapat membantu pelaku UMKM memperoleh informasi secara lebih mudah tanpa harus mencari dari berbagai sumber yang berbeda.

“Selain menjadi pusat informasi, SAPA UMKM juga diharapkan mampu mendukung proses administrasi dan pengembangan usaha secara lebih efektif,” ujarnya

Namun, pemanfaatan SAPA UMKM di Berau masih memerlukan proses pengenalan yang lebih lagi. Pasalnya, sebagian besar pelaku UMKM belum mengenal sistem tersebut karena baru diperkenalkan oleh pemerintah pusat.

Karena itu, pihaknya sosialisasi dan pendampingan menjadi langkah penting agar pelaku usaha dapat memahami fungsi serta manfaat platform tersebut sebelum digunakan secara optimal.

Para pelaku UMKM diharapkan dapat memanfaatkan seluruh fitur yang tersedia dalam sistem. Dengan begitu, akses terhadap berbagai kebutuhan usaha seperti informasi, pembiayaan, legalitas, hingga peningkatan kapasitas usaha dapat dilakukan dengan lebih mudah dan cepat.

Untuk sementara waktu, masyarakat atau pelaku UMKM yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai SAPA UMKM dapat datang langsung ke kantor Diskoperindag Berau.

Petugas yang telah ditunjuk akan memberikan pendampingan serta penjelasan terkait cara mengakses dan menggunakan sistem tersebut.

Selain itu, ia berharap pemerintah daerah dapat memberikan dukungan melalui pengalokasian anggaran pada perubahan APBD tahun ini.

Dukungan tersebut dinilai penting untuk menunjang pelaksanaan sosialisasi SAPA UMKM kepada masyarakat, khususnya para pelaku usaha yang menjadi sasaran utama program tersebut.

“Layanan pembinaan serta pengembangan usaha di Kabupaten Berau diharapkan dapat berjalan lebih efektif, terintegrasi, dan menjangkau lebih banyak pelaku usaha di berbagai wilayah,” tandasnya. (aja/arp) 

Berita Terkait