Kolaborasi Pemkab Berau dan PT Pamapersada Nusantara Cetak Petani Muda Tangguh Lewat Program PETARUNG PAMA

Oleh
mediatani.id
Diposting
Rabu, 15 Jul 26
Bagikan

Mediatani. Id, Berau- Pemerintah Kabupaten Berau bersama PT Pamapersada Nusantara (PAMA) Cluster Berau terus memperkuat sinergi dalam mendukung ketahanan pangan daerah melalui pembukaan Sosialisasi dan Pelatihan PETARUNG PAMA (Petani Muda Tangguh untuk Ketahanan Pangan). Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sangalaki, Kantor Bupati Berau, Senin (13/7/2026), menjadi langkah awal dalam mencetak generasi petani muda yang adaptif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan sektor pertanian modern.

Kegiatan dibuka oleh Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Berau, H. Mustakim F. Suharjana. Hadir dalam kegiatan tersebut Plt Kepala Dinas Pangan Ir. Hj. Tenteram Rahayu, Plt Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Ir. Endah Ernany Triariani, GM Support & Relation PT Berau Coal Cahyo Andrianto, Section Head CSR PT Pamapersada Nusantara Arif Setyo Nugroho, Dekan Universitas Muhammadiyah Berau Ir. Suwarno, para kepala OPD, kepala kampung, serta perwakilan petani.

Section Head CSR PT Pamapersada Nusantara, Arif Setyo Nugroho, menjelaskan bahwa program PETARUNG PAMA merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial melalui prinsip keberlanjutan atau Environmental, Social, and Governance (ESG). Menurutnya, perusahaan ingin menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakat dengan menghadirkan program pemberdayaan yang memberikan manfaat jangka panjang.

Ia menyampaikan bahwa melalui Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) Tekad Berau, PAMA bersama Yayasan Astra terus mendorong penguatan sektor ekonomi masyarakat, termasuk pembinaan UMKM dan kelompok tani. Program PETARUNG PAMA sendiri menjadi inovasi yang difokuskan untuk mengatasi tantangan regenerasi petani dengan melibatkan 25 peserta sebagai proyek percontohan yang berasal dari Kampung Labanan Jaya dan Labanan Makmur.

“Program ini bukan sekadar pelatihan, tetapi proses pembinaan yang menggabungkan penguatan pola pikir dan keterampilan teknis hingga akhir tahun. Harapannya para peserta mampu menjadi agropreneur yang menguasai pertanian modern, termasuk teknologi hidroponik, sehingga dapat mendorong terwujudnya kemandirian pangan di Kabupaten Berau,” ujarnya.

Dukungan terhadap program tersebut juga disampaikan GM Support & Relation PT Berau Coal, Cahyo Andrianto. Ia mengapresiasi langkah PT Pamapersada Nusantara yang dinilai sejalan dengan arah program CSR PT Berau Coal yang kini mulai memperkuat sektor pertanian dan perkebunan sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan.

Menurutnya, persoalan regenerasi petani merupakan tantangan nyata yang dihadapi tidak hanya di Kabupaten Berau, tetapi juga secara nasional. Dengan semakin berkurangnya minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian, diperlukan berbagai terobosan agar pertanian kembali menjadi sektor yang menjanjikan bagi masa depan.

“Ketahanan pangan akan menjadi isu strategis dunia dalam beberapa tahun ke depan. Karena itu kami siap berkolaborasi bersama pemerintah daerah dan seluruh mitra untuk melahirkan program-program pemberdayaan yang mampu mencetak petani muda sekaligus memperkuat sektor pertanian dan perkebunan di Berau,” katanya.

Sementara itu, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Berau, H. Mustakim F. Suharjana, saat membacakan sambutan Bupati Berau menyampaikan bahwa Kabupaten Berau memiliki potensi pertanian yang sangat besar dan perlu dikelola secara modern agar mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

Menurutnya, petani masa kini dituntut mampu memanfaatkan teknologi digital, memahami pemasaran, mengelola keuangan usaha, serta membangun kemitraan yang produktif. Dengan pendekatan tersebut, sektor pertanian diharapkan semakin diminati generasi muda dan mampu menjadi salah satu sektor unggulan yang memberikan nilai ekonomi tinggi.

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Berau akan terus berkomitmen memperkuat pembangunan sektor pertanian melalui peningkatan produksi, pengembangan kawasan pertanian, penyediaan sarana dan prasarana, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang pertanian.

Pemerintah juga mengapresiasi komitmen PT Pamapersada Nusantara dalam mendukung pembangunan daerah melalui program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.

“Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat merupakan kunci dalam membangun ketahanan pangan. Program PETARUNG PAMA tidak hanya mengajarkan teknik bertani, tetapi juga membentuk karakter petani muda yang tangguh, kreatif, mampu memanfaatkan teknologi, membaca peluang pasar, serta mengembangkan usaha tani yang memiliki nilai tambah,” ungkapnya.

Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan dapat memperluas wawasan, meningkatkan keterampilan, serta membangun jejaring dengan berbagai pihak. Dengan demikian, lahir generasi petani muda yang profesional, mampu menghasilkan produk pertanian berkualitas, dan menjadi motor penggerak terwujudnya ketahanan pangan sekaligus kemandirian ekonomi masyarakat Kabupaten Berau. (DiskominfoIKP-AF)

Berita Terkait