Mediatani. Id, Berau- Berawal dari usaha rumahan, produk camilan Lia Homemade milik Natalia kini mampu menembus ratusan pesanan setiap bulan.
Tak hanya mengembangkan usahanya sendiri, perempuan asal Kampung Sukan Tengah, Kecamatan Sambaliung, ini juga mulai memberdayakan ibu-ibu di lingkungan sekitar.
Perkembangan tersebut tidak lepas dari pendampingan yang diterimanya melalui Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT Berau Coal.
Sejak 2021, Natalia mendapat berbagai dukungan untuk meningkatkan kualitas sekaligus memperluas pasar produknya.
Perempuan yang akrab disapa Lia itu mengaku, pendampingan yang diberikan melalui Yayasan Dharma Bhakti Berau Coal telah membantu usahanya berkembang secara bertahap.
Dukungan tersebut mencakup pelatihan, pengurusan legalitas Produk Industri Rumah Tangga (PIRT), sertifikasi halal, hingga fasilitasi pemasaran.
“Awalnya saya mengikuti pelatihan ketahanan pangan. Setelah itu produk kami dibantu mengurus legalitas PIRT, sertifikasi halal, hingga pemasarannya,” jelasnya.
“Dengan adanya pendampingan ini, Alhamdulillah produk kami menjadi lebih cepat dikenal dan semakin dipercaya oleh pelanggan,” sambungnya.
Kini, Lia Homemade memproduksi berbagai camilan dengan memanfaatkan bahan baku lokal Berau, di antaranya Crispy Brownies Cookies, Kembang Goyang Wijen, Crispy Lemon Cookies, Cookies Jahe, serta Peanut Chocolate Cookies yang menggunakan kacang tanah lokal Berau dan cokelat khas Berau.
“Yang paling banyak disukai konsumen itu Peanut Chocolate Cookies,” ujarnya.
Produk itu bahkan berhasil menjadi salah satu camilan terlaris yang dipasarkan melalui minimarket di Berau.
Peningkatan kapasitas produksi pun berjalan seiring dengan bertambahnya permintaan.
Natalia menyebut, setelah mendapatkan pendampingan, jumlah pesanan produknya terus mengalami peningkatan hingga mencapai ratusan pesanan setiap bulan.
Bagi PT Berau Coal, perkembangan Lia Homemade menjadi salah satu gambaran pendampingan UMKM tidak berhenti pada bantuan modal atau peralatan.
Tetapi juga, diarahkan agar pelaku usaha mampu berdiri dan berkembang secara mandiri.
Community Development Manager PT Berau Coal, Reza Hermawan, mengatakan, penguatan UMKM menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
“Kami jelas bangga. Harapannya, pendampingan yang kami berikan bisa terus meningkatkan kualitas, memperluas pasar, dan semakin percaya diri dalam mengembangkan usahanya,” kata Reza.
Untuk memperluas akses pasar bagi UMKM binaan, PT Berau Coal juga mengembangkan Rumah Kemas Batiwakkal.
Fasilitas yang merupakan bagian dari Program PPM tersebut menjadi wadah pemasaran, sekaligus etalase bagi produk-produk unggulan UMKM lokal Berau.
Rumah Kemas Batiwakkal menampung ratusan produk UMKM dan berlokasi di Jalan Pemuda, tepat di samping Head Office PT Berau Coal di Jalan Pemuda, Tanjung Redeb.
“Lokasinya di jantung kota, memudahkan masyarakat maupun wisatawan untuk melihat dan membeli berbagai produk olahan lokal,” katanya.
Bagi Natalia, dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan usahanya.
Sejak mulai didampingi pada 2021, produk Lia Homemade, tak hanya semakin dikenal, tetapi juga memiliki pasar yang semakin luas.
“Terima kasih kepada PT Berau Coal atas dukungan yang luar biasa. Sejak awal hingga sekarang terus konsisten mendampingi kami. Dari yang belum bisa apa-apa, kini produk kami semakin dikenal dan dipercaya masyarakat,” pungkas Natalia. (*/Adv)





