Lanjong Art Festival ke-6, Dorong Ekonomi Kreatif

Oleh
mediatani.id
Diposting
Senin, 25 Agu 25
Bagikan

Mediatani.id, Berau- Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri membuka kegiatan Lanjong Art Festival (LAF) ke 6 Tahun 2025, bertempat di Ladaya Tenggarong, Jumat (22/08) malam.

Dalam kesempatan itu, Aulia Rahman Basri mengatakan, rangkaian kegiatan LAF ke-6 yang dihelat selama sepekan (22-28 Agustus) mencakup kegiatan Eksibisi, Workshop, Sarasehan, Kolaborasi, hingga Kompetisi Teater tingkat Nasional.

Kegiatan ini dirancang untuk memberikan dampak spesifik, yaitu terciptanya karya-karya pertunjukan yang inovatif dan berkualitas, serta sebagai ruang eksperimentasi dan kolaborasi, di mana proses dan kreativitas dihargai setinggi hasil akhirnya.

Festival ini menjadi momentum penguatan kembali ekosistem seni peran dan pertunjukan di Kukar, yang merupakan manifestasi komitmen Yayasan Seni Lanjong Indonesia untuk memantik semangat para seniman untuk terus berkarya.

Selain itu juga melalui wadah pertemuan antara maestro senior dengan para seniman muda menjadi agenda krusial, yang mana nilai-nilai, filosofi, dan keahlian dapat diwariskan secara langsung.

“Tentu proses ini memastikan bahwa mata rantai kreativitas tidak terputus dan ekosistem seni pertunjukan Kukar terus melahirkan talenta-talenta baru yang siap menjawab tantangan zaman dengan karya-karya yang berakar kuat pada tradisi,” katanya.

Lanjut Aulia, Pemkab Kukar memiliki komitmen penuh untuk mendukung pengembangan sektor ekonomi kreatif.

Melalui festival tersebut, sebuah wadah yang representatif disediakan bagi para seniman lokal untuk berinteraksi, bertukar gagasan, dan berkolaborasi dengan para pegiat seni dari tingkat nasional hingga internasional.

“Pemerintah daerah mengapresiasi dan mendukung penuh kegiatan ini, tentu melalui momentum ini saya harapkan juga dapat memosisikan Kukar sebagai episentrum kreativitas seni pertunjukan yang diperhitungkan di kancah nasional dan internasional,” ujarnya.

Penyelenggaraan LAF ini diharapkannya dapat semakin memperkuat posisi Kukar sebagai destinasi budaya, yang ke depannya dapat memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan para seniman serta masyarakat secara keseluruhan.

Berita Terkait