Pengembangan Pariwisata Berau Libatkan UMKM Jadi Ujung Tombak

Oleh
mediatani.id
Diposting
Selasa, 16 Jun 26
Bagikan

Mediatani. Id, Kaltim- Bupati Berau Sri Juniarsih menegaskan pengembangan sektor pariwisata menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah. 

Namun, keberhasilan sektor tersebut tidak hanya bergantung pada pemerintah, melainkan membutuhkan dukungan masyarakat, terutama pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Menurutnya, potensi wisata yang dimiliki Berau harus mampu memberikan dampak ekonomi langsung kepada masyarakat.

Karena itu, keberadaan UMKM dinilai menjadi bagian penting dalam mendukung ekosistem pariwisata yang berkelanjutan.

“Target kita saat ini adalah menjual wisata Berau. Tetapi semuanya harus didukung oleh masyarakat melalui ekonomi kreatif, melalui UMKM, dan dengan menjaga sapta pesona,” ujarnya, Senin (15/6/2026).

Ia menjelaskan, wisatawan yang datang ke Berau tidak hanya menikmati destinasi wisata, tetapi juga mencari pengalaman lain, seperti kuliner khas, produk kerajinan, hingga pelayanan yang ramah dari masyarakat setempat.

Karena itu, pelaku UMKM diharapkan mampu meningkatkan kualitas produk dan pelayanan agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Selain penguatan UMKM, Sri Juniarsih juga mengingatkan pentingnya penerapan nilai-nilai sapta pesona, seperti kebersihan, keindahan, keamanan, ketertiban, kesejukan, keramahan, dan kenangan.

“Faktor-faktor itu menjadi penunjang utama dalam menciptakan citra positif di destinasi wisata kita,” terangnya.

Ia mengungkapkan, sasaran pengembangan pariwisata Berau ke depan tidak hanya wisatawan domestik, tetapi juga mancanegara.

Untuk itu, seluruh elemen masyarakat perlu berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang mendukung sektor pariwisata.

“Target kita sekarang adalah menarik orang luar negeri datang ke Berau. Karena itu, UMKM, ekonomi kreatif, dan masyarakat harus bergerak bersama,” katanya.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau, Eva Yunita, menambahkan, pihaknya terus mendorong peningkatan kapasitas pelaku UMKM agar mampu memanfaatkan peluang dari berkembangnya sektor pariwisata.

“Karena itu, kami terus melakukan pembinaan agar produk lokal Berau memiliki daya saing dan mampu menjadi oleh-oleh maupun kebutuhan wisatawan yang datang,” ujarnya.

Eva menambahkan, sinergi antara sektor pariwisata dan UMKM menjadi salah satu strategi untuk memperkuat perekonomian daerah.

Dengan semakin banyak wisatawan yang berkunjung, permintaan terhadap produk lokal juga diharapkan meningkat.

Sehingga mampu membuka lapangan usaha dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

“Potensi produk UMKM Berau sangat besar, mulai dari kuliner, kerajinan hingga produk olahan, kita semuanya tersedia,” pungkasnya. (*/Adv)

Berita Terkait