Diskoperindag Berau Ingatkan UMKM Pentingnya Mengurus HAKI, Lindungi Produk dari Peniru

Oleh
mediatani.id
Diposting
Jumat, 14 Agu 26
Bagikan

Mediatani.id, Kaltim- Persaingan produk UMKM yang semakin luas membuat pelaku usaha tidak cukup hanya mengandalkan kualitas dan strategi pemasaran. 

Identitas produk juga perlu mendapat perlindungan agar tidak mudah ditiru maupun digunakan pihak lain.

Melihat kebutuhan tersebut, Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau terus mendorong pelaku UMKM memanfaatkan fasilitasi pengurusan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), khususnya untuk perlindungan merek dan produk.

Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, mengatakan, HAKI menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan pelaku usaha seiring dengan upaya memperluas pasar produk lokal.

Menurutnya, pendaftaran HAKI bukan hanya berkaitan dengan legalitas, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun identitas dan kepercayaan terhadap sebuah produk.

“Pelaku UMKM perlu mulai melihat merek sebagai aset usaha. Karena ketika produk semakin dikenal, identitas tersebut juga harus memiliki perlindungan secara hukum,” ujarnya.

Eva menyebutkan, setiap tahun pihaknya menyediakan program fasilitasi pengurusan HAKI bagi pelaku UMKM di Berau. 

Fasilitas tersebut diberikan tanpa biaya dengan jumlah penerima disesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia.

Ia mengakui, pemahaman pelaku UMKM mengenai pentingnya perlindungan kekayaan intelektual masih perlu terus ditingkatkan.

Karena itu, Diskoperindag tidak hanya membuka fasilitasi pendaftaran, tetapi juga mendorong pelaku usaha untuk lebih memahami berbagai aspek legalitas dan pengembangan produk.

“Jangan sampai ketika produk sudah berkembang dan dikenal banyak orang, perlindungan mereknya justru belum ada. Ini yang terus kami edukasikan kepada pelaku usaha,” katanya.

Selain perlindungan HAKI, penguatan UMKM juga diarahkan pada peningkatan kualitas kemasan serta pemanfaatan pemasaran digital. 

Menurut Eva, aspek tersebut saling berkaitan dalam membangun daya saing produk lokal.

Ia mendorong pelaku usaha memanfaatkan media sosial dan berbagai platform digital untuk memperluas jangkauan pemasaran, tidak hanya mengandalkan pasar di dalam daerah.

“Produk yang sudah bagus harus dibarengi dengan cara promosi yang tepat. Sekarang banyak ruang pemasaran yang bisa dimanfaatkan secara digital untuk menjangkau konsumen di luar Berau,” pungkasnya. (*/Adv)

Berita Terkait