Jalan Tani Sulit, DPRD Berau Dorong Prioritas Anggaran Pembangunan di Wilayah Pesisir

Oleh
mediatani.id
Diposting
Selasa, 9 Des 25
Bagikan

Mediatani.id, Berau- Peningkatan sektor pertanian dan pembangunan fasilitas dasar di kampung, menjadi aspirasi terbanyak saat Anggota DPRD Berau, Thamrin saat menggelar reses.

Dalam reses itu, Thamrin menjelaskan kepada warga mengenai kondisi terkini anggaran daerah yang terjadi penurunan alokasi, karena adanya pemangkasan dari pemerintah pusat.

Aspirasi yang muncul dari tiga kampung di Talisayan umumnya terkait kebutuhan bibit jagung, pupuk subsidi, serta pembangunan jalan usaha tani.

Warga juga mengusulkan dukungan hibah untuk pembangunan masjid sebagai fasilitas ibadah yang menunjang aktivitas masyarakat.

“Jadi karakter wilayah transmigrasi di Talisayan memang didominasi petani jagung sehingga persoalan ketersediaan bibit menjadi isu utama yang hampir selalu disampaikan,” terangnya.

Di sisi lain, aspirasi dari Kampung Tanjung Perepat juga berkaitan dengan kebutuhan jalan tani. Warga menyatakan akses pertanian masih sulit dilalui sehingga memengaruhi proses distribusi hasil panen.

Selain itu, masyarakat juga mengeluhkan persoalan plasma perkebunan sawit yang tak kunjung dikerjakan oleh perusahaan.

Aduan tersebut dinilai penting untuk ditindaklanjuti karena berkaitan dengan hak ekonomi warga setempat.

Thamrin menyebut seluruh aspirasi tersebut akan disusun secara komprehensif dan dibawa dalam pembahasan internal DPRD.

Kebutuhan pertanian di pesisir masih cukup besar sehingga diperlukan perhatian berkelanjutan agar produktivitas warga tetap meningkat.

Jalan usaha tani, ketersediaan bibit, serta akses pupuk subsidi menjadi tiga komponen yang dianggap paling berpengaruh terhadap keberhasilan petani lokal.

“Reses ini penting karena warga ingin bibit jagung, pupuk, dan jalan tani segera dipenuhi,” ujarnya.

Ia juga menekankan koordinasi antara pemerintah kampung, dinas teknis, dan DPRD diperlukan agar usulan masyarakat dapat diprioritaskan sesuai kondisi anggaran tahun depan.

Dalam pandangannya, aspirasi dari wilayah pesisir menunjukkan konsistensi kebutuhan dasar yang sudah lama diusulkan namun belum sepenuhnya terpenuhi.

Thamrin memastikan seluruh catatan lapangan akan disampaikan dalam rapat komisi agar masuk dalam daftar rencana pembangunan jangka pendek.

“Keberlanjutan dukungan bagi petani pesisir dapat membantu peningkatan pendapatan keluarga sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah,” pungkasnya. (sen/arp)

Berita Terkait