Panen 50Kg Pertiga Hari Cabai, DTPHP : Hal Tersebut Bantu Menekan Laju Inflasi Daerah

Oleh
mediatani.id
Diposting
Sabtu, 20 Sep 25
Bagikan

Mediatani.id, Berau- Upaya masyarakat dalam menanam cabai secara mandiri mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Berau, Junaidi.

Ia menyebut langkah tersebut sejalan dengan program pemerintah dalam menekan laju inflasi daerah, yang salah satunya dipicu oleh fluktuasi harga cabai.

“Ya kita mendukung, masyarakat atau pihak swasta yang turut menanam cabai. Misalnya yang kita lihat di Pertanian Terintegrasi milik Pak Oetomo Lianto, ini bagus untuk membantu menekan inflasi dengan memilih komoditas cabai,” ucap Junaidi.

Menurutnya, keberadaan lahan pertanian cabai swadaya berkontribusi nyata dalam menjaga ketersediaan pasokan di pasar. Hal itu membuat harga lebih terkendali, terutama saat kebutuhan meningkat.

“Ke depan harapan kami bisa lebih luas lagi, misalnya satu sampai dua hektare tanam cabai, kemudian ada pisang juga tadi. Dengan gerakan itu, kita harap inflasi bisa ditekan terus,” katanya.

Junaidi menegaskan, pihaknya tidak hanya sekadar mendukung, tetapi juga siap memberikan pendampingan teknis agar hasil pertanian masyarakat semakin maksimal.

“Kami pun komitmen mendampingi, sehingga hasilnya bisa maksimal,” lanjutnya.

Ia menambahkan, konsistensi menanam cabai telah membuahkan hasil yang menggembirakan. Setiap tiga hari sekali, lahan pertaniannya mampu menghasilkan sekitar 50 kilogram cabai. 

“Per tiga hari panen mencapai 50 kg, lumayan ini sudah,” jelasnya.

Junaidi menilai apa yang dilakukan oleh Oetomo dan masyarakat lainnya merupakan contoh yang bisa ditiru secara lebih luas.

Jika gerakan menanam cabai dilakukan secara masif, maka dampaknya bukan hanya pada pengendalian harga, tetapi juga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Kalau gerakan ini meluas, manfaatnya akan terasa untuk semua, baik dari sisi harga maupun pendapatan petani,” tuturnya.

Ia pun mengajak masyarakat untuk tidak ragu memanfaatkan pekarangan rumah atau lahan kosong dengan menanam cabai.

Selain mudah dibudidayakan, cabai juga menjadi komoditas strategis yang hampir setiap hari dibutuhkan masyarakat.

“Kalau kita semua bergerak, maka beban inflasi bisa ditekan bersama-sama,” pungkasnya.

Salah satu contoh nyata datang dari pengusaha Berau, Oetomo Lianto. Melalui lahan pertanian yang dikelolanya, ia rutin menanam cabai dalam jumlah cukup besar.

Menurutnya, motivasi utamanya bukan semata mencari keuntungan, melainkan juga berkontribusi terhadap stabilitas harga pangan.

“Memang yang kami tanam, ingin kita tidak harus masalah untung. Kita juga ingin bantu pemerintah dengan hal yang bisa kita lakukan,” ungkap Oetomo. 

Berita Terkait