Lahan Eks Tambang Berubah Hijau, SMK Jabal Nur Samboja Tunjukkan Keberhasilan Rehabilitasi

Oleh
mediatani.id
Diposting
Kamis, 13 Feb 25
Bagikan
PJ Gubernur Kaltim kala melihat lahan pertanian di lokasi eks pertambangan.

SAMARINDA – Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur, Akmal Malik, memberikan apresiasi kepada siswa SMK Utama Al Jabal Nur di Samboja yang berhasil mengubah lahan bekas tambang batu bara menjadi greenhouse produktif yang menghasilkan berbagai tanaman hortikultura.

Akmal Malik, yang hadir dalam acara penanaman bibit melon dan cabai, menyoroti semangat para siswa, terutama Anggi, seorang siswa berkebutuhan khusus yang sukses membudidayakan wortel dan stroberi.

“Jika seorang siswa berkebutuhan khusus mampu mengolah lahan dan menghasilkan panen yang baik, ini menjadi bukti bahwa dengan bimbingan yang tepat, siapa pun bisa berkontribusi bagi lingkungan,” ucapnya.

Pj Gubernur menambahkan bahwa rehabilitasi lahan eks tambang bukan lagi sekadar wacana, melainkan bisa diwujudkan dengan tekad dan kerja keras. Kuncinya adalah semangat budaya agraris yang ditanamkan kepada siswa-siswi untuk melakukan inovasi dan produktivitas.

“Kita baru saja melakukan penanaman melon dan bibit cabai di greenhouse SMK Utama Jabal Nur sebagai percontohan yang bisa menginspirasi Kabupaten/Kota untuk menghidupkan budaya agraris di sekolah-sekolah,” jelasnya.

Selain itu, Kepala Dinas Perkebunan Kaltim, Ence Achmad Rafiddin Rizal, menambahkan bahwa program ini membuktikan bahwa sektor perkebunan dapat menjadi solusi bagi lahan-lahan yang sebelumnya dianggap tidak produktif.

“Kami sangat mendukung inisiatif ini. Semoga semakin banyak inovasi dalam bidang pertanian dan perkebunan yang tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi generasi muda,” ungkapnya.

Kepala SMK Utama Al Jabal Nur, Hasanuddin, juga menyampaikan harapannya agar model pertanian berbasis pendidikan ini dapat menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Kalimantan Timur.(*)

Berita Terkait