Trade Expo Indonesia : Wabup Gamalis Dorong Pasar Ekspor Kakao Berau

Oleh
mediatani.id
Diposting
Senin, 20 Okt 25
Bagikan

Mediatani.id, Berau- Pemerintah Kabupaten Berau, turut berpartisipasi dalam Trade Expo Indonesia (TEI) ke-40, yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang Selatan, pada 15–19 Oktober 2025.

Dalam pameran berskala internasional ini, Pemkab Berau menampilkan berbagai produk lokal, dengan fokus utama pada kakao dan olahan cokelat.

Wakil Bupati Berau, Gamalis, menyampaikan, partisipasi Berau dalam ajang ini bertujuan untuk memperluas jejaring promosi produk unggulan daerah, sekaligus membuka peluang pasar ekspor.

Produk kakao dan cokelat menjadi andalan utama, mengingat sektor ini dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut.

Selain cokelat, Pemkab Berau juga menampilkan sejumlah produk UMKM lainnya seperti makanan ringan dan olahan masakan khas Berau lainnya.

Produk-produk tersebut dipamerkan sebagai bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan lokal Berau kepada calon pembeli maupun investor dari berbagai negara.

Gamalis menyebutkan bahwa Trade Expo Indonesia merupakan ruang strategis, tidak hanya untuk mengenalkan produk, tapi juga untuk menarik investasi.

Ia menekankan pentingnya penguatan sektor kakao sebagai salah satu tulang punggung ekonomi daerah.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Kabupaten Berau memiliki potensi besar yang siap bersaing secara global,” ujarnya.

Meski produk kakao Berau mulai dikenal secara nasional, masih ada tantangan di sektor hulu, khususnya terkait minimnya jumlah petani kakao di daerah.

Menurutnya, ketersediaan tenaga penanam masih belum mencukupi untuk memenuhi kebutuhan produksi cokelat secara berkelanjutan.

Ia pun mengajak masyarakat untuk mulai kembali menanam kakao, terutama karena prospek komoditas ini dinilai menjanjikan.

Saat ini, sebagian produk cokelat dari Berau sudah memiliki kemasan dan sistem pemasaran yang baik.

Melalui pameran seperti TEI, pihaknya berharap bisa memperluas pasar dan mendorong peningkatan produksi dari hulu hingga hilir.

“Cokelat Berau dari sisi kemasan dan pemasaran sudah cukup baik. Sekarang tinggal bagaimana produksinya bisa ditingkatkan,” ungkapnya.

Dalam pameran tahun ini, TEI mengusung tema “Sustainable Trade for Global Resilience”. Kegiatan ini menghadirkan ribuan pelaku usaha dan pembeli dari berbagai negara.

Keikutsertaan Berau menjadi salah satu langkah untuk menunjukkan bahwa daerah memiliki potensi ekspor yang nyata, khususnya dari sektor pertanian dan UMKM.

Dirinya berharap partisipasi di ajang seperti ini tidak berhenti pada seremonial, tetapi ditindaklanjuti dengan pembukaan akses pasar dan kerja sama konkret antara pelaku usaha lokal dan pembeli internasional.

Selain itu, kolaborasi antara pemerintah dan UMKM dinilai krusial dalam menjaga keberlanjutan pengembangan produk lokal Berau. 

Berita Terkait