UMKM Center Berau Siap Jadi Pusat Pelatihan & Galeri Produk Lokal

Oleh
mediatani.id
Diposting
Sabtu, 4 Okt 25
Bagikan

Mediatani.id, Berau- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau semakin serius membangun pusat UMKM atau UMKM Center di kawasan Jalan Sultan Agung, Tanjung Redeb.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau, Eva Yunita, menyampaikan, rencana ini telah melalui rapat koordinasi bersama sejumlah pihak, termasuk menghadirkan perwakilan pelaku UMKM.

“Kita sudah rapat, dan mengundang juga lima perwakilan UMKM. Supaya mereka bisa memberikan masukan juga,” ungkapnya, Kamis (2/10).

Pembangunan UMKM Center ini diharapkan mampu mengakomodasi seluruh kebutuhan pelaku usaha lokal. Nantinya, pusat UMKM tersebut tidak hanya menjadi galeri UMKM, tetapi juga dilengkapi berbagai fasilitas pendukung.

“Kami berharap seluruh kebutuhan UMKM di sana bisa terakomodir. Jadi kita harapkan nanti di situ lengkap selain galeri UMKM, ada pusat pelatihan bagi UMKM,” jelasnya.

Lanjutnya, keberadaan pusat pelatihan di UMKM Center akan mempermudah pengembangan kapasitas pelaku usaha. Semua kegiatan pembinaan, pelatihan, dan pengembangan akan dipusatkan di satu lokasi.

Lokasi pembangunan UMKM Center juga dinilai strategis karena berada dalam satu kawasan dengan Mal Pelayanan Publik (MPP) Berau.

Dengan posisi tersebut, diharapkan masyarakat yang datang untuk mengurus layanan pemerintahan di MPP juga dapat sekaligus mengunjungi pusat UMKM.

“Selain orang berurusan di MPP, bisa sekaligus juga mampir ke tempat UMKM berjualan di situ,” terangnya.

Ia menyebut, Pemkab Berau telah menyiapkan lahan sekitar 4 hektare untuk pembangunan fasilitas tersebut. Di kawasan itu juga direncanakan adanya creative hub sebagai ruang bagi anak-anak muda yang memiliki karya dan kreativitas.

“Jadi bisa dimanfaatkan oleh anak-anak muda yang punya kreasi, di situ juga tempatnya,” ujarnya.

Meski pembangunan fisik akan dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Diskoperindag tetap terlibat dalam memberikan masukan sesuai kebutuhan pelaku UMKM.

“Yang pastikan pekerjaan fisiknya itu di DPUPR. Kalau kami kan sifatnya koordinasi aja ke OPD teknis. Apa kebutuhan terkait dengan perencanaan UMKM Center, itu yang kemarin dirapatkan,” ucapnya.

Dalam rapat koordinasi itu, Ia juga menyarankan agar pihak-pihak yang memiliki kepentingan terhadap UMKM Center dilibatkan sejak awal.

Hal ini bertujuan agar perencanaan menjadi lebih menyeluruh meski nantinya pelaksanaan akan menyesuaikan anggaran.

“Sehingga lebih banyak masukan yang komprehensif, jadi perencanaannya juga komprehensif walaupun mungkin pelaksanaannya menyesuaikan anggaran,” terangnya.

Meski satu kawasan dengan MPP Berau, bangunan UMKM Center direncanakan akan dibuat terpisah.

Dengan demikian, masyarakat bisa dengan mudah membedakan fungsi kedua fasilitas tersebut meski sama-sama berada di sekitar Jalan Sultan Agung. 

Berita Terkait