Perkuat Sektor Pertanian, Tahun ini Hasil Tunjukan Tren Positif

Oleh
mediatani.id
Diposting
Kamis, 4 Sep 25
Bagikan

Mediatani.id, Berau- Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau dalam memperkuat sektor pertanian terus menunjukkan hasil yang membanggakan. 

Melalui dukungan anggaran dan program berkelanjutan, produksi padi di wilayah ini mengalami peningkatan signifikan, sekaligus memberi harapan baru bagi ketahanan pangan dan perekonomian daerah.

Tahun 2025 ini, Pemkab Berau mengalokasikan dana sekitar Rp53 miliar untuk sektor pertanian. Dana tersebut digunakan untuk penyediaan sarana dan prasarana pertanian, mulai dari bibit unggul, pupuk bersubsidi, alat pertanian modern, hingga mesin panen yang memudahkan petani dalam bekerja. Bantuan ini disalurkan ke berbagai kecamatan penghasil gabah potensial.

Tak hanya bantuan fisik, petani juga mendapatkan pendampingan teknis dari dinas terkait agar penerapan teknologi dan metode tanam yang digunakan semakin tepat sasaran. Hasilnya, produktivitas meningkat tajam dan kualitas panen pun semakin baik.

Secara bertahap namun pasti hasil pertanian kabupaten Berau menunjukan tren positif peningkatan jumlah produksi. Disamping itu juga diikuti dengan perbaikan kualitas produksi.

Wakil Bupati Berau, Gamalis, menyampaikan salah satu contoh keberhasilan, bahwa pada musim tanam kedua tahun ini, wilayah kampung Buyung-Buyung saja mampu menghasilkan 700 ton gabah. Jumlah ini jauh lebih tinggi dibanding periode Januari–Juni 2025 yang hanya mencapai 388 ton.

“Ini menunjukkan antusiasme petani meningkat dan semangat mereka patut diapresiasi. Ketersediaan gabah ini cukup untuk kebutuhan masyarakat Berau selama dua bulan ke depan,” ujar Gamalis.

Menurutnya, kemajuan ini tidak lepas dari sinergi berbagai pihak, mulai dari Bulog, TNI, mitra pangan, hingga organisasi perangkat daerah (OPD) yang terus mendampingi dan memberikan solusi nyata bagi petani.

“Alhamdulillah, ini adalah buah kerja sama semua pihak. Terima kasih atas dukungan yang telah diberikan demi kemajuan pertanian di Bumi Batiwakkal,” tambahnya.

Data dari Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Berau menunjukkan bahwa sepanjang tahun 2024 lalu, total produksi padi sawah mencapai 9.741,4 ton, tersebar di enam kecamatan. Produksi tertinggi berasal dari Kecamatan Tabalar sebesar 4.074,5 ton, disusul Sambaliung 2.992,2 ton, Gunung Tabur 1.512 ton, Teluk Bayur 1.145,8 ton, Tanjung Redeb 13,5 ton, dan Segah 3,4 ton.

Langkah strategis Pemkab Berau ini menjadi bukti nyata bahwa pertanian dapat menjadi pilar utama dalam mewujudkan kemandirian dan ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan.

Berita Terkait