Mediatani.id, Berau- Sektor pertanian dan perkebunan terus menjadi program unggulan Pemerintah Kabupaten Berau dalam menjaga ketersediaan dan swasembada pangan daerah.
Di tengah tantangan kebutuhan pangan yang kian meningkat, Kecamatan Sambaliung tampil sebagai salah satu wilayah strategis dengan potensi lahan pertanian dan perkebunan yang cukup.
Camat Sambaliung, Ahmad Juhri, mengklaim wilayah yang dipimpinnya memiliki kontribusi besar terhadap ketahanan pangan Kabupaten Berau.
Hamparan lahan pertanian padi, hortikultura, hingga perkebunan kakao menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat setempat.
“Kecamatan Sambaliung memiliki potensi pertanian dan perkebunan yang cukup besar. Untuk menjaga swasembada pangan, tentu dibutuhkan perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Berau, terutama dalam bentuk bantuan dan pendampingan kepada para petani,” ujarnya kepada awak media kemarin (3/3).
Juhri menjelaskan, dukungan yang berkelanjutan sangat dibutuhkan mulai dari bantuan sarana produksi pertanian, alat dan mesin pertanian (alsintan), pupuk, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia petani.
Menurutnya, jika bantuan dapat terus mengalir dan terdistribusi dengan baik, para petani di Sambaliung akan semakin produktif dan mampu meningkatkan hasil panen secara signifikan.
“Kami berharap para petani di Sambaliung bisa terakomodir secara menyeluruh. Dengan dukungan yang konsisten, produktivitas pertanian dan perkebunan akan semakin meningkat dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.
Tak hanya pertanian pangan, Sambaliung juga dikenal sebagai salah satu sentra perkebunan kakao di Berau.
Potensi ini dinilai memiliki nilai ekonomi tinggi apabila dikelola secara optimal dan berkelanjutan.
Juhri pun mengapresiasi peran pihak swasta, khususnya perusahaan yang telah memberikan bantuan dan pendampingan dalam peningkatan kualitas serta produktivitas kakao petani.
“Kami berterima kasih kepada pihak swasta yang telah membantu para petani kakao, baik dalam hal pelatihan maupun peningkatan mutu produk. Ini sangat membantu dalam meningkatkan daya saing kakao lokal,” tambahnya.
Dukungan terhadap penguatan sektor pertanian dan perkebunan juga datang dari legislatif.
Wakil Ketua Komisi II DPRD Berau, Arman Nofriasnyah, menyatakan bahwa sudah sepatutnya Pemerintah Kabupaten Berau memberikan perhatian dan bantuan maksimal kepada para petani.
Menurutnya, langkah tersebut penting sebagai upaya menjaga swasembada pangan daerah sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat.
“Memang sudah seharusnya Pemkab Berau hadir memberikan dukungan penuh kepada petani. Ini bagian dari komitmen menjaga swasembada pangan kita,” tegasnya.
Namun demikian, Arman mengingatkan agar perhatian tidak hanya berhenti pada pemberian bantuan.
Ia menekankan pentingnya menjaga keberlangsungan lahan pertanian, agar tidak terjadi alih fungsi lahan yang justru mengancam ketahanan pangan di masa depan.
“Jangan sampai lahan yang sudah dibantu dan dikembangkan justru beralih fungsi. Ini harus menjadi perhatian serius bersama. Perlindungan lahan pertanian sama pentingnya dengan peningkatan produksinya,” ujarnya.
Dirinya juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung peningkatan sektor pertanian dan perkebunan di Kabupaten Berau.
Ia meyakini, dengan kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, pihak swasta, dan masyarakat, swasembada pangan bukanlah hal yang mustahil untuk diwujudkan.
“Yang dibutuhkan adalah konsistensi kebijakan, pengawasan terhadap pemanfaatan lahan, serta dukungan berkelanjutan bagi para petani sebagai garda terdepan ketahanan pangan daerah,” pungkasnya. (aky/sam)





