Hadiri Rakernas Pemuda Tani, PTI Kaltim Ajak Peran Pemuda Wujudkan Swasembada Pangan

Oleh
mediatani.id
Diposting
Minggu, 23 Feb 25
Bagikan

JAKARTA – Sebanyak 35 kader pengurus DPD Pemuda Tani Indonesia (PTI) Kalimantan Timur (Kaltim) dan 10 DPC PTI kabupaten/kota se-Kaltim menghadiri Sekolah Tani Muda II, Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PTI, serta Agrinnovation Conference 2025 di JICC Cendrawasih Hall, Jakarta, pada 21-23 Februari 2025.

Acara ini dihadiri oleh 26 pengurus DPD provinsi se-Indonesia dan lebih dari 600 kader Pemuda Tani Indonesia dari seluruh Nusantara. Selain menjadi ajang sekolah tani muda, rakernas, dan konferensi.

Kegiatan ini juga mencakup penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mendukung program prioritas pemerintahan Prabowo-Gibran dalam ketahanan dan swasembada pangan secepat mungkin.

Ketua DPD PTI Kaltim, Akbar Patompo, menekankan pentingnya peran kader PTI dalam membangun sektor pertanian di daerah agar swasembada pangan dengan segera dapat terwujudu.

Ia mendorong setiap DPC PTI di Kaltim untuk membentuk koperasi petani atau pekebun di masing-masing kabupaten/kota. Koperasi ini nantinya berperan sebagai pasar petani (off-taker) serta menjadi mitra PT Pupuk Indonesia untuk memastikan distribusi pupuk yang cepat dan tepat sasaran bagi para petani.

“Kami ingin setiap DPC PTI memiliki koperasi yang dapat membantu para petani mendapatkan akses pasar dan distribusi pupuk secara lebih efektif,” kata Akbar Patompo.

Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan komunikasi langsung dengan PT Pupuk Indonesia. Pihaknya sudah berkomunikasi dengan Direktur Utama PT Pupuk Indonesia, Rahmat Pribadi.

“Beliau siap berkolaborasi dengan PTI Kaltim dalam waktu dekat,” ungkapnya.

Selain itu, Akbar juga menekankan pentingnya regenerasi petani di Kaltim agar semakin banyak anak muda, termasuk generasi milenial dan Gen Z, yang terjun ke sektor pertanian, perkebunan, perikanan, kelautan, dan kehutanan.

“Kita harus memastikan bahwa pertanian tetap menjadi sektor yang menarik bagi anak muda. Partisipasi mereka sangat diperlukan untuk mencapai visi pemerintah dalam swasembada pangan,” jelasnya.

Tujuan lainnya pun ialah untuk mengurangi ketergantungan pada negara lain. Sehingga, dirinya mengahak peran anak muda Kaltim dalam berguna untuk ketahanan pangan Indonesia.

“Mari kita, anak-anak muda Kaltim, berperan aktif dalam menciptakan ketahanan pangan dan berkontribusi untuk masa depan pertanian Indonesia,” tutupnya. (*)

Berita Terkait