Mediatani. Id , kaltim- Dinas Pangan Kabupaten Berau memproses penyaluran bantuan pangan beras bagi puluhan petani di Kampung Semurut, Kecamatan Tabalar, yang mengalami gagal panen atau puso akibat cuaca tidak menentu.
Bantuan tersebut bersumber dari Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD).
Plt Kepala Dinas Pangan Berau, Tenteram Rahayu, menjelaskan, ancaman puso masih menghantui sektor pertanian lokal.
Wilayah Kampung Semurut menjadi salah satu lokasi terparah yang melaporkan kegagalan panen pada musim ini.
“Petani lokal kita memang terancam kayak kemarin, panen kita juga banyak yang puso,” ungkap Tenteram kepada Berauterkini.
Tenteram menegaskan, petani yang mengalami gagal panen mendapatkan perhatian khusus karena dampak yang ditanggung tidak hanya merusak konsumsi pribadi, tetapi juga memutus mata pencaharian utama mereka.
Bantuan dialokasikan untuk sekitar 80 kepala keluarga terdampak, di mana masing-masing KK akan menerima bantuan beras kemasan 5-10 kilogram.
Penyaluran bantuan kini memasuki tahap administrasi akhir usai verifikasi lapangan bersama Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Berau diselesaikan.
“Mungkin dalam waktu dekat, on proses karena harus SK Bupati ya dan verifikasi lapangan,” tambah Tenteram.
Meski terdapat temuan puso di wilayah Tabalar, pasokan beras untuk kebutuhan masyarakat Berau secara umum dipastikan tetap stabil.
Kepala Bidang Keamanan Pangan Dinas Pangan Berau, Sumarsono, menjamin ketercukupan stok daerah.
“Tahun ini walaupun gagal panen tapi di daerah lain terkhusus yang menyuplai kita baik-baik saja, jadi memang kebutuhan untuk Berau masih cukup,” jelas Sumarsono. (*)





