Mediatani. Id, Kukar- Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, terus memperkuat sektor pertanian untuk mempertahankan perannya sebagai salah satu lumbung pangan di Kalimantan Timur.
Upaya tersebut dilakukan melalui pengembangan kawasan pertanian produktif, serta pembangunan infrastruktur penunjang guna meningkatkan produksi pangan, mulai dari beras hingga sayuran.
Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar, Mohammad Rifani, mengatakan pembangunan sektor pertanian tetap menjadi prioritas pemerintah daerah pada 2026. Sejumlah program disiapkan untuk mendukung produktivitas petani, di antaranya pembangunan jalan usaha tani dan jaringan irigasi.
Selain memperkuat kawasan pertanian yang telah berkembang, Pemkab Kukar juga mengarahkan pengembangan ke wilayah yang memiliki hamparan lahan luas dan potensial untuk kegiatan produksi.
Rapak Lambur dan Jonggon menjadi dua kawasan yang masuk dalam sasaran pengembangan tersebut.
Rifani menjelaskan, luas hamparan lahan menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan kawasan yang layak dikembangkan. Di Jonggon, misalnya, lahan pertanian yang telah tersedia memiliki luas lebih dari 1.000 hektare.
Kondisi tersebut menjadi modal untuk memperkuat kawasan pertanian sekaligus mendukung peningkatan produksi pangan daerah.
“Di Jonggon, luas hamparannya sudah lebih dari 1.000 hektare dan lokasi itu sudah eksisting,” kata Rifani pada Selasa, 20 Oktober 2026.
Menurutnya, pengembangan kawasan dengan hamparan lahan yang memadai dapat membuat pembangunan infrastruktur pertanian lebih terarah. Konsentrasi lahan dalam satu kawasan diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pembangunan fasilitas penunjang, serta memberikan manfaat lebih besar bagi aktivitas produksi petani.
Meski demikian, kebutuhan infrastruktur pertanian di Kukar masih menjadi pekerjaan yang perlu dituntaskan. Dukungan jalan usaha tani dan jaringan irigasi dinilai belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan di lapangan.
Karena itu, pembangunan kedua infrastruktur tersebut tetap menjadi bagian dari program prioritas Distanak Kukar pada 2026. Jalan usaha tani diperlukan untuk mempermudah mobilitas petani dan distribusi hasil panen, sedangkan jaringan irigasi berperan dalam menjaga ketersediaan air bagi lahan pertanian.
Melalui pengembangan kawasan dan peningkatan infrastruktur penunjang, Pemkab Kukar diharapkan dapat memperkuat produktivitas petani. Sekaligus menjaga keberlanjutan sektor pertanian sebagai salah satu penopang ketahanan pangan di Kaltim. (*adv/diskominfokukar)





